D Bentuk-bentuk Syirik .. 138 E. Penyebab Terjadinya Syirik .. 147 F. Tindakan Rasulullah dalam Menangkal Syirik .. 147 G. Bahaya Kemusyrikan .. 152 BAB 7 SYIRIK DAN BAHAYANYA BAGI MANUSIA
Ilustrasi perbuatan syirik. Foto Unplash. Perbuatan syirik adalah dosa yang paling dibenci Allah dan Rasulullah SAW. Syirik adalah perbuatan menyembah, menyekutukan, serta percaya pada kekuatan dan kuasa selain syirik dapat disamakan dengan perbuatan kufur ibadah. Orang-orang yang berbuat syirik kepada-Nya disebut sebagai musyrik. Allah tidak akan mengampuni orang yang berbuat syirik kepada-Nya, apalagi jika orang tersebut meninggal dunia dalam ini telah dijelaskan dalam Alquran surat An Nisa ayat 48 yang berbunyiاِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًاArtinya Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa karena mempersekutukan-Nya syirik, dan Dia mengampuni apa dosa yang selain syirik itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang tidak mendapat ampunan dari Allah, perbuatan syirik juga memberikan dampak negatif dalam kehidupan manusia. Apa saja bahayanya?Bahaya Perbuatan SyirikIlustrasi bahaya perbuatan syirik. Foto Pinterest. Ayu Amira dalam jurnal Pengaruh Strategi Pembelajaran Addie terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di Kelas X menyebutkan beberapa bahaya yang ditimbulkan dari perbuatan syirik, yaituSulit menerima kebenaran. Hati orang-orang syirik tertutup untuk menerima kebenaran yang datangnya dari Allah dan perasaan bimbang dan ragu. Gangguan batin inilah yang menjadikan mereka selalu merasa boleh diangkat menjadi pemimpin bagi kaum yang beriman. Bukan tak mungkin aturan yang ditetapkannya akan bertentangan dengan ajaran memperoleh kesenangan sementara. Itu karena di akhirat kelak, mereka akan mendapatkan siksa yang pedih dan yang dinafkahkan menjadi sia-sia. Apa yang dimilikinya tidak dapat digunakan untuk menebus siksa di akhirat SWT menilai orang-orang musyrik dengan nilai yang sangat rendah. Mereka digolongkan seperti binatang ternak, bahkan lebih rendah dan sesat daripada musyrik senantiasa memusuhi Allah. Mereka selalu menutup-nutupi nikmat Allah dan menyamakannya dengan ganjaran siksa mengapa umat Muslim harus menghindari perbuatan syirik agar terhidar dari dosa besar. Bagaimana cara menghindari perbuatan syirik dalam kehidupan sehari-hari?Cara Menghindari Perbuatan SyirikIlustrasi cara menghindari perbuatan syirik. Foto Freepik. Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam Akidah Akhlak Untuk Madrasah Aliyah Kelas X oleh Thoyib Sah Saputra, berikut cara menghindari perbuatan syirik yang bisa dilakukanSelalu menegakkan sholat. Menunaikan sholat dengan benar akan menghindarkan diri dari perbuatan keji dan berusaha meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Dengan begitu, seorang Muslim akan selalu memiliki jalan keluar untuk segala masalah yang berusaha melatih diri untuk mengingat bahwa syirik adalah dosa terbesar di antara dosa lain dan tidak akan diampuni oleh Allah mengingat Allah di manapun berada. Dengan selalu mengingat Allah, hati akan tenang dan tentram.Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam menggambarkan bahwa Allah sangat cinta kepada hamba-hambaNya melebihi rasa cinta seorang ibu yang sedang disusuinya. Tapi kenapa Allah yang Maha Rahman, Maha Rahim, yang Ghafur, yang Wahhab, yang Karim, sampai tidak mau mengampuni orang yang berbuat syirik apabila orang itu tidak bertaubat. Semua amalan ringan harus dibarengi dengan niat yang lurus dan keikhlasan yang sempurna. Mengapa? Sebab, penyakit syirik ashgar atau riya dapat menjangkit pada siapa saja, bahkan seorang yang alim sekalipun. Rasulullah SAW berkata, "Sesuatu yang aku khawatirkan menimpa kalian adalah perbuatan syirik asghar." Ketika Rasulullah SAW ditanya tentang maksudnya, beliau SAW menjawab, "Contohnya adalah riya". Karena itu, menurut Ibnul Qayyim, setiap kali engkau merasa perbuatan baikmu adalah sesuatu yang kecil saja, niscaya ia menjadi besar di sisi Allah; dan setiap kali engkau merasa telah berbuat baik yang besar, niscaya ia menjadi sedikit dan kecil di sisi Allah SWT. Maka, amalan-amalan yang kita kira kecil atau sepele, sesungguhnya besar nilainya di sisi Allah SWT, bahkan sekadar berkata "baik" sekalipun. Ketika kita ditanya, "Apa kabar?" Jawaban kita biasanya, "Baik." Tapi, tahukah Anda dari mana asal kata "baik" itu? Ia berasal dari bahasa Arab, "labbaik" لَبَّيْكَ Seperti saat kita menunaikan ibadah haji, " لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ Labbaik allahuma labbaik...." Jadi, kata "baik" atau "labbaik" adalah respons atas suatu panggilan atau pertanyaan tentang hal kita. Lebih jauh, ucapan itu adalah sunah Rasulullah SAW. Aisyah meriwayatkan, "Tidaklah aku dapati seseorang yang akhlaknya lebih bagus dari Rasulullah SAW. Apabila dipanggil oleh sahabat atau keluarganya, dia selalu menjawab labaik." Atas perilaku Rasulullah SAW yang mulia itu, Allah SWT memujinya dan menurunkan firman-Nya, "Dan sesungguhnya engkau Muhammad benar-benar berbudi pekerti yang luhur." QS al-Qolam 4. Demikianlah, kata Ibnul Qayyim, boleh jadi saat kau tertidur lelap pintu-pintu langit tengah diketuk puluhan doa dari orang miskin yang telah kau tolong, dari orang lapar yang telah kau beri makan, dari yang bersedih dan telah kau hibur, dari orang yang berjumpa denganmu dan kau berikan senyuman, dari orang yang galau dan berbagi denganmu, karena itu jangan pernah meremehkan amalan-amalan kebaikan sekecil apa pun. Menurut Ibnul Qayyim, manusia paling cerdas adalah dia yang berbuat baik, namun selalu dibarengi rasa takut pada Allah dan manusia paling bodoh adalah dia yang berbuat maksiat dan tenang-tenang saja tanpa merasa takut sedikit pun. Maka, Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa untuk melindungi diri dari syirik ashgar atau riya. Rasulullah SAW bersabda, "Wahai sekalian manusia, jauhilah dosa syirik, karena syirik itu lebih samar daripada rayapan seekor semut." Seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, bagaimana kami dapat menjauhi dosa syirik, sementara ia lebih samar daripada rayapan seekor semut?" Rasulullah SAW menjawab, "Ucapkanlah اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ Allahumma inni a'u dzubika an usyrika bika wa ana a'lam wa astaghfiruka lima laa a'lam" Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik yang aku sadari. Dan, aku memohon ampun kepada-Mu atas dosa-dosa yang tidak aku ketahui. sumber Harian RepublikaBACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini
Sebagaimanusia biasa, tentunya kami tak luput dari kealpaan. Pertanyaan, saran dan masukan yang membangun sangat kami harapkan. Silahkan kirim pesan pada halaman Kontak Kami.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Bagaimanakah sejarah Rasulullah dalam berperang? apa saja yang diutamakan Rasulullah dalam berperang?1. Menang Tanpa BertempurSeorang jenderal perang legendaris dari zaman Tiongkok kuno bernama Sun Tzu, dalam buku karangannya yang berjudul "The Art Of War" menuliskan hal berikut "Seratus kemenangan dalam dalam seratus pertempuran bukanlah keterampilan militer yang hebat. Namun menundukan kekuatan lawan tanpa pertempuran barulah kekuatan militer yang hebat" Inilah salah satu strategi yang dilakukan oleh Muhammad SAW. Ambil contoh dalam perang Khandaq, tanpa melakukan perang terbuka yang menguras tenaga, pasukan koalisi Quraisy-Yahudi saling curiga satu sama lain sehingga melemahkan kekuatan mereka. 2. Jumlah KorbanDalam setiap peperangan, jatuhnya korban jiwa adalah hal yang sangat sulit dihindari bahkan dianggap lumrah dan wajar, karena korban memang dibutuhkan untuk mencapai sebuah kemenangan. Namun, sekali lagi, Muhammad SAW dengan segala kecerdasan dan kebijaksanaannya berhasil mematahkan teori anda dengan fakta berikut?Selama 23 tahun berdakwah, Rasulullah SAW mengalami sembilan kali peperangan besar dan 53 kali ekspedisi militer, dan selama sepuluh tahun peperangan tersebut, jumlah korban yang jatuh dari keduabelah pihak "hanya" mencapai 379 jiwa. Mari bandingkan dengan Perang Dunia I. Perang yang berlangsung selama empat tahun 1914-1918 total merenggut sekitar 15 juta jiwa. Sedangkan dalam perang dunia kedua 1939-1945 harus merampas 62 juta lebih nyawa manusia. 3. Apakah Rasulullah pernah membunuh waktu peperangan?Dari Anas bin Malik ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw dalam Perang Uhud terkucilkan bersama tujuh orang dari kalangan Ansar dan dua orang dari kalangan Muhajirin. 1 2 Lihat Humaniora SelengkapnyaTidaksampai disana, kewajiban taat dan patuh pada semua sunnah yang diperintahkannya termasuk dalam wujud kasih sayang yang nyata. Karena meski tidak bertemu dengan Beliau, kita merasakan kehadiran Beliau dengan melakukan segala bentuk perbuataan baik ibadah maupun perilaku keseharian sesuai dengan tuntutan dan ajaran Rasulullah Saw.
Pertanyaan Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz saya mau bertanya beberapa mengenai hal gaib 1. Seandainya Ustadz diminta mengusir makhluk gaib yang mengganggu suatu rumah, apa yang dapat dilakukan? Selain memperbaiki keislaman di rumah tersebut, misal hal aneh yang dilakukan orang menabur garam, memasang penangkal baik dari dukun ataupun menempelkan ayat di dinding, membakar kemenyan, memanggil dukun, dsb. 2. Kalau Menyetel Mp3 Alquran dengan sengaja bagaimana? 3. Apakah bisa setan membawa manusia ke alamnya? Karena pernah ada anak-anak bermain -yang satu orang mencari teman lain yang bersembunyi- pada malam dan salah satunya hilang, dan kata “orang pintar” dia dibawa setan ke alamnya, kemudian dengan bantuannya bisa diambil lagi orang tadi, cerita ini dari ibu saya yang mengetahui kejadian ini. 4. Jadi hal apa yang dibenarkan Islam untuk menyelamatkan orang itu? Sedangkan kalau orang yang agamanya benar tidak akan mengetahui tentang ilmu seperti itu. Sama saja kalau mau minta diurut karena salah urat, biasanya kebanyakan tukang urut memiliki ilmu -yang saya tahu mungkin berbau syirik-. Jadi apa yang seharusnya dilakukan. 5. Apakah pasti perbuatan syirik, jika orang Islam, mempunyai kemampuan yang aneh walaupun tujuannya baik dan tidak untuk berbuat kejahatan, seperti kebal atau bisa melihat, melawan, sampai memasukkan jin ke dalam botol -seperti acara “ustadz-ustadz” pemburu jin di TV-, atau menyembuhkan orang sakit dengan memindahkan penyakit ke ayam, kambing, atau hal-hal yang lainnya. Tetapi amalan mereka seperti orang Islam biasa, shalat, puasa, dsb. Sekian dulu Ustadz, Jazakallahu khairan Wassalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Dari Ahmad Jawaban Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu Untuk kasus semacam ini, ada dua tindakan yang bisa Anda lakukan; Pertama, pengobatan Maksud kami adalah mengusir jin itu dengan segera. Cara yang paling efektif dalam hal ini adalah membacakan surat Al-Baqarah, satu surat penuh. Ini berdasarkan hadis dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda لا تجعلوا بيوتكم مقابر، إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة “Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” HR. Muslim 780, At-Turmudzi 2877 Sahabat Ibnu Mas’ud mengatakan إِن الشيْطَانَ إِذَا سَمِعَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ تُقْرَأُ فِي بَيْتٍ، خَرَجَ مِنْهُ “Sesungguhnya setan, apabila mendengar surat Al-Baqarah dibacakan dalam rumah, maka dia akan keluar dari rumah itu.” HR. Ad-Darimi 3422, At-thabrani dalam Mu’jam Al-Kabir 8642. Hanya 3 hari? Terdapat keterangan bahwa setan meninggalkan rumah itu selama 3 hari. Ini berdasarkan hadis dari Sahl bin Sa’d radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ فِي بَيْتِهِ لَيْلًا لَمْ يَدْخُلِ الشيْطَانُ بَيْتَهُ ثَلَاثَ لَيَالٍ “Siapa yang membaca surat Al-Baqarah di malam hari maka setan tidak akan memasuki rumahnya selama tiga hari..” HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya 780. Hanya saja, keterangan tambahan tiga hari dalam riwayat tersebut dinilai lemah oleh al-Albani, sebagaimana keterangan beliau di Silsilah Ad-Dhaifah no. 1349. Hanya Setan yang Mengganggu Setan yang lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah adalah setan yang mengganggu secara zahir. Sebagaimana keterangan yang dinukil Ibnu Hibban, dari Imam Abu Hatim قَالَ أَبُو حَاتِمٍ قَوْلُهُ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ لَمْ يَدْخُلِ الشيْطَانُ بَيْتَهُ»، أَرَادَ بِهِ مَرَدَةَ الشيَاطِينِ دُونَ غَيْرِهِمْ Sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam “setan tidak akan memasuki rumahnya” maksudnya adalah setan yang membangkang mengganggu bukan yang lainnya. Shahih Ibnu Hibban, 359 Siapa yang Membaca? Siapa saja, tidak harus tuan rumah. Lebih-lebih, jika tuan rumah sendiri tidak bisa membaca Alquran. Karena lafal dalam hadis “yang dibacakan surat Al-Baqarah” dengan bentuk kalimat pasif. Artinya siapapun yang membaca, selama dilakukan di dalam rumah, telah memenuhi syarat untuk mengusir setan. Hanya saja tidak boleh menggunakan rekaman Mp3 atau sejenisnya. Karena membaca butuh niat, dan audio player atau komputer tidak bisa berniat. Kedua, tindakan pencegahan Tindakan ini merupakan upaya berkelanjutan selama menempati rumah tersebut. Karena berkelanjutan, upaya ini hanya bisa dilakukan oleh tuan rumah atau orang yang menempatinya. Dia tidak lagi bisa bergantung atau meminta bantuan orang lain. Karena itu, upaya ini lebih menekankan pada mental keagamaan penghuni rumah. Ada beberapa rutinitas yang selayaknya dilakukan, agar rumah kita selalu dijauhi setan yang suka mengganggu 1. Rajin baca Alquran dan ibadah apapun di dalam rumah. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda لا تجعلوا بيوتكم مقابر، إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة “Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” HR. Muslim 780, At-Turmudzi 2877 Dalam hadis ini, Nabi shallallahu alaihi wa sallam men-kontras-kan antara rumah dengan kuburan. Beliau memerintahkan agar rumah kita tidak dijadikan seperti kuburan. Salah satu sifat yang mencolok dari kuburan adalah itu bukan tempat ibadah. Agar rumah kita tidak seperi kuburan yang bisa jadi banyak setan pengganggu, gunakan rumah kita untuk ibadah. Hadis ini sekaligus menuntut Anda yang belum bisa membaca Alquran agar segera dan serius dalam belajar Alquran. Untuk menjadikan rumah Anda sebagai taman bacaan Alquran, tidak mungkin setiap hari Anda harus mengundang orang lain. Dalam hadis dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda اجْعَلُوا فِي بُيُوتِكُمْ مِنْ صَلاَتِكُمْ وَلاَ تَتخِذُوهَا قُبُورًا “Jadikanlah bagian shalat kalian di rumah kalian. Jangan jadikan rumah kalian seperti kuburan.” HR. Bukhari 432, Muslim 777, dan yang lainnya. Maksud shalat di sini adalah shalat sunah yang dikerjakan sendiri dan tidak berjamaah. Sebagaimana dinyatakan dalam hadis إِن أَفْضَلَ صَلاَةِ المَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلا الصلاَةَ المَكْتُوبَةَ “Susungguhnya shalat seseorang yang paling utama adalah shalat yang dikerjakan di rumahnya, kecuali shalat wajib.” HR. Bukhari 7290 dan yang lainnya. 2. Jangan pedulikan segala bentuk gangguan. Sikap cuek, tidak peduli, ternyata menjadi cara ampuh untuk mengusir setan. Setan sebagaimana manusia, ketika dia mengganggu, kemudian tidak digubris, bisa jadi dia akan bosan untuk mengganggu Anda. Berbeda ketika Anda merasa ada yang mengganggu, kemudian Anda cari-cari di mana tempatnya, atau bahkan Anda ajak bicara, atau Anda siram dengan garam dan semacamnya, dia akan semakin menjadi-jadi dalam menggoda Anda. Dari Abul Malih dari seseorang, dia berkata, “Aku pernah diboncengi Nabi shallallahu alaihi wa sallam, lalu tunggangan yang kami naiki tergelincir. Aku pun mengatakan, “Celakalah setan”. Namun Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarang, لاَ تَقُلْ تَعِسَ الشيْطَانُ فَإِنكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَعَاظَمَ حَتى يَكُونَ مِثْلَ الْبَيْتِ وَيَقُولَ بِقُوتِى وَلَكِنْ قُلْ بِسْمِ اللهِ فَإِنكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَصَاغَرَ حَتى يَكُونَ مِثْلَ الذبَابِ “Janganlah kamu ucapkan celakalah setan”, karena jika kamu mengucapkan demikian, setan akan semakin besar seperti rumah. Lalu setan pun dengan sombongnya mengatakan, Itu semua terjadi karena kekuatanku’. Akan tetapi, ucapkanlah “Bismillah”. Jika engkau mengatakan seperti ini, setan akan semakin kecil sampai-sampai dia akan seperti lalat.” HR. Ahmad 595 dan Abu Daud 4982 dan dishahihkan al-Albani Ketika Anda mendengar atau melihat ada sesuatu yang mengganggu, jangan diajak bicara, tapi mintalah perlindungan kepada Allah dan berdoa kepada-Nya. 3. Baca doa ketika masuk rumah Hal kecil yang mungkin perlu dibiasakan adalah memulai segala yang penting dengan doa atau dzikir. Salah satunya, ketika kita masuk rumah. Meskipun kelihatanya remeh, namun hasilnya luar biasa. Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu anhuma, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda إِذَا دَخَلَ الرجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ، وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشيْطَانُ لَا مَبِيتَ لَكُمْ وَلَا عَشَاءَ، وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يُذْكَرِ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ “Apabila ada orang yang masuk rumah, kemudian dia mengingat Allah ketika masuk, dan ketika makan, maka setan akan mengatakan kepada temannya Tidak ada tempat menginap dan tidak ada makan malam.’ Tapi apabila dia tidak mengingat Allah bismillah dan jangan lupa ucapkan salam ketika masuk, maka setan mengatakan Kalian mendapatkan tempat menginap’.” HR. Muslim 2018, Abu Daud 3765 dan yang lainnya Ada doa khusus ketika masuk rumah, akan tetapi doa ini dinilai dhaif oleh al-Albani. Karena itu, makna dzikir kepada Allah adalah membaca basmalah. 4. Baca doa ketika hendak makan Membaca basmalah ketika hendak makan, menjadi penghalang setan untuk ikut makan bersama Anda. Hadis dari Jabir di atas menegaskan hal ini, وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يُذْكَرِ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ، فَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ Tapi apabila dia tidak mengingat Allah ketika masuk maka setan mengatakan Kalian mendapatkan tempat menginap’. Dan jika dia tidak mengingat Allah ketika makan maka setan akan mengatakan Kalian mendapatkan tempat menginap dan makan malam’.” HR. Muslim 2018, Abu Daud 3765 dan yang lainnya 5. Baca doa ketika tutup pintu Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu anhuma, Nabi shallallahu alaihi wa sallam memberikan banyak saran agar kita tidak terganggu setan. Salah satunya وَأَغْلِقُوا الأَبْوَابَ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ، فَإِن الشيْطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا “Tutuplah pintu, dan sebutlah nama Allah. Karena setan tidak akan membuka pintu yang tertutup yang disebut nama Allah.” HR. Bukhari 3304, Muslim 2012 dan yang lainnya Sekali lagi, hanya dengan membaca Bismillah.. 6. Berdoa ketika keluar rumah Satu doa ketika keluar rumah. Ringkas, mudah dihafal, tapi khasiatnya besar بِسْمِ اللهِ تَوَكلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوةَ إِلا بِاللهِ BISMILLAHI TAWAKKALTU ALALLAAH, LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH Dengan nama Allah aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah. Dalam hadis dinyatakan, siapa yang keluar rumah kemudian dia membaca doa di atas, maka disampaikan kepadanya Kamu diberi petunjuk, dicukupi dan dilindungi. Maka setan kemudian berteriak كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِيَ وَكُفِيَ وَوُقِيَ “Bagaimana kalian bisa mengganggu orang yang sudah diberi hidayah, dicukupi, dan dilindungi.” HR. Abu Daud 5095, Turmudzi 3426 dan dishahihkan al-Albani 7. Jauhkan rumah Anda dari gambar makhluk bernyawa Siapa sangka, ternyata gambar makhluk bernyawa bisa membuat jin dan setan nakal itu semakin betah di rumah kita. Dari Aisyah radhiallahu anha, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda أَن المَلاَئِكَةَ لاَ تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ “Sesungguhnya malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada gambar.” HR. Bukhari 3224, Nasai 5348 dan yang lainnya. Ketika malaikat penebar rahmat tidak memasuki rumah Anda, di saat itulah makhluk lain, yang juga tidak kelihatan, akan menggantikan posisi mereka. Foto keluarga, gambar binatang dan seterusnya bisa jadi membuat rumah Anda makin indah bagi setan. 8. Jauhkan rumah Anda dari musik Banyak orang tidak sadar, ternyata suara ini berbahaya. Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyebutnya mizmarus syaithan musik setan. Nabi shallallahu alaihi wa sallam mencontohkan salah satunya, lonceng. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, فِي الْجَرَسِ مِزْمَارُ الشيْطَانِ Nabi shallallahu alaihi wa sallam berkata tentang lonceng musik setan. HR. Abu Daud 2556 Di kesempatan yang sama, malaikat penebar rahmat menghindari rumah yang dipenuhi denngan musik. Dari Ummu Salamah radhiallahu anha, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda إِن الْمَلَائِكَةَ لَا تَصْحَبُ رُفْقَةً فِيهَا جَرَسٌ “Sesungguhnya malaikat tidak akan menyertai rombongan yang di sana ada loncengnya.” HR. Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir, 1001. Kita telah memahami, terjadi sikap kontradiktif antara malaikat penebar rahmat dengan setan pembangkang. Ketika salah satunya menghindar, di saat itulah satunya menggantikan. Jadikan rumah Anda seperti taman-taman malaikat penebar rahmat, bukan tempat peristirahatan yang nyaman bagi setan. Hiasi rumah Anda dengan berbagai ketaatan dan amal shaleh. Agar yang menemani Anda juga makhluk yang sholeh. Hiasi rumah Anda dengan bacaan Alquran, shalat, kajian mengupas halal-haram, dan lantunan suara langit lainnya. Allahu a’lam Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits Dewan Pembina